satu tersangka pembakar lahan diamankan di Kecamatan Sungai Sembilan, terlihat kapolres dan Dandim 0320 Dumai menggelar press release

Satu Tersangka Pembakar Lahan di Dumai Diamankan

RRINEWS.CO – DumaiBersinergi antara Polri dan TNI dalam mengatasi karlahut sehingga Pelaku pembakaran lahan dan hutan di Kota Dumai kembali diamankan petugas Polsek Sungai Sembilan, Sabtu (19/08/2018).

Pria berinisial SD diamankan petugas bersama barang bukti berupa pelepah daun sawit, mancis serta parang.

Pria 29 tahun kelahiran Medan tersebut diamankan dilokasi kebakaran lahan di Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Pelaku SD diduga membakar lahan, Kamis (16/8/2018) kemarin. Padahal sebelum merembet, sudah diberitahu agar tidak dilakukan pembakaran lahan namun tak diindahkan.

Ia membakar lahan di sekitar Jalan Gatot Soebroto, RT 10 Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan. Masyarakat baru menyadari ada kebakaran dua hari setelah pelaku membakar lahan.

Saksi kaget melihat ada asap dari sebuah lahan di Jalan Gatot Soebroto pada Sabtu petang kemarin. Ia lantas mencari sumber api dan menemukan titik kebakaran di lokasi kejadian. Luas lahan terbakar mencapai dua hektar.

Saat itu saksi menemukan pria bernama SD sedang memadamkan api lokasi kejadian. Saksi pun bertanya kepada SD terkait kebakarab itu. SD mengaku sudah membakar pelepah sawit di lokasi itu dua hari sebelumnya.

SD mengaku kaget saat melihat api menjalar dan makin meluas. Saksi langsung melaporkan ulah pelaku ke Pihak Polsek Sungai Sembilan. Personel gabungan TNI/Polri langsung menggelandang pelaku bersama barang bukti ke mapolsek, Sabtu (19/8/2018) kemarin.

Kapolres Dumai, AKBP Restika PN didampingi Dandim 0320 Dumai Letkol Inf H Sitinjak menyebut bahwa penangkapan pelaku adalah sinergi TNI/Polri dalam menindaklanjuti aksi pembakaran lahan. sehingga menimbulkan kabut asap tebal.

“Ulah pelaku menyebabkan lahan di sekitarnya terbakar. Maka tim gabungan langsung mengamankannya,” paparnya kapolres, Selasa (21/08/2018).

Sementara Dansubsatgas Karlahut Dumai, Letkol (inf) Horas Sitinjak menyebut bahwa ulah pelaku tidak cuma menyebabkan dua hektar lahannya terbakar.

Api yang bersumber dari lahan pelaku merembet ke lahan sekitarnya. Akibat ulah pelaku ada 30 hektar lahan terbakar.

Tambah kapolres kasus kebakaran lahan merupakan kejahatan yang luar biasa, makanya dia meminta kepada pengadilan negeri Dumai untuk mengenakan pelaku pada pasal yang memberatkan agar ada efek jera.***(snw)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here