Dibayar Rp150 juta, Hukuman Mati Menanti untuk Oknum Polisi Rupat Terlibat Sindikat Narkoba 10 Kg dan 60 ribu Ekstasi

0
35

RRINEWS. CO— Oknum polisi yang bertugas di Rupat terlibat dalam kasus 10 kilogram sabu dan 60 ribu butir pil ekstasi bakal menghadapi hukuman mati.

Narkoba diamankan oleh Badan Nasional Narkotika (BNN) pusat dan Bea dan Cukai Dumai dari empat orang pelaku, salah satunya oknum anggota polri.

RR merupakan oknum personel Polres Bengkalis yang bertugas di Sektor Rupat ditangkap bersama tiga pelaku lainnya RI, HE, dan RIZ di Kota Dumai, Senin (17/2/2020) malam.

Tidak hanya itu, petugas berhasil mengamankan dua unit mobil berjenis Toyota Avanza warna Silver Gelap BM 1601 JQ dan mobil Honda Brio Merah BM 1402 RX.

“Untuk oknum anggota polisi yang terlibat, sudah dua kali melakukan pekerjaan sebagai kurir narkoba,” kata Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional, Irjen Pol Arman Depari, Rabu ( 19/2/2020) siang.

Lanjut Arman Depari mengungkapkan, untuk anggota polisi yang terlibat, agar dihukum seberat – beratnya.

“Jika nanti ini sudah diproses dan masuk ke Pengadilan harus diberikan hukuman berat. Kalau perlu hakim menjatuhkan hukuman mati, saya kira itu pantas untuk dia,” kata Arman.

Untuk oknum anggota polri yang terlibat, pengakuannya sudah dua kali bekerja sebagai kurir dengan upah yang diterima Rp100 juta yang pertama, dan Rp150 juta yang kedua ini.

Untuk modus yang dilakukan para tersangka ini, Arman menjelaskan, barang haram diselamatkan ini melalui jalur laut dari Malaysia masuk ke pulau-pulau kecil seperti Pulau Rupat, Dumai.

“Nanti narkotika dibawa ke Dumai. Dan dari Dumai, rencana narkotika ini disimpan sementara di Pekanbaru. Untuk pengedaran narkotika ini rencana akan diedarkan di Pekanbaru dan Dumai pada khusus. Dan dapat menyebar di daerah-daerah lain,” lanjut Arman. (wan/rlnk/snw)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here