DPR: APBD 1,2 Triliun Bagaimana Mau Membangun Dumai

0
31
Walikota Dumai H Paisal dan Anggota DPR RI Syahrul Aldi

RRINEWS.CO- DUMAIAnggota DPR RI Komisi V membidangi infrastruktur Syahrul Aldi mengaku miris dengan kondisi daerah yang sulit membangun daerahnya karena minimnya APBD dimiliki.

Seperti Dumai telah memberikan kontribusi pajak CPO sebesar Rp118 triliun ke
pemerintah pusat, namun apa timbal balik yang diterima. Jalan nasional dan daerah
mengalami kerusakan cukup berat karena dilalui kendarai pengangkut CPO menuju pabrik.

Dengan kondisi keprihatinan tersebut sudah waktunya pemerintah pusat hadir ke
Dumai dalam bentuk program pembangunan infrastruktur.

“Saya salut dengan walikota dan wakil walikota Dumai yang baru sebulan dilantik
namun sudah kejar tayang dan selalu berkoordinasi dengan DPR RI karena dia sadar
bahwasanya membangun Kota Dumai dengan 1,2 Triliun tak akan ada hasilnya,”kata
Syahrul.

Dengan kondisi itu,makanya kesadaran pemerintah kota Dumai melakukan koordinasi
dengan potensi potensi dana bersumber dari APBN mesti dilakukan.

“Saya duduk di Komisi V membidangi infrastruktur menjadi potensi strategis bagi
kota Dumai dan saya sangat support dan akan memberikan perhatian terkait isu-isu yang
ada di Dumai di antaranya rencana melanjutkan pembangunan Jalan Parit kitang yang
menjadi solusi terhadap jalan daerah,”katanya lagi.

Sebab selama ini angkutan CPO melewati jalan daerah yang kondisinya sudah layak
sebab berada dilingkungan masyarakat. Dengan adanya jalan parit kitang ini tak lagi
ada angkutan CPO melewati jalan masyarakat.

Sudah saatnya kementrian PUPR memberikan perhatian lebih kepada kota Dumai dalam
pembangunan infrastruktur. DPR akan meminta kemetrian turun ke daerah dan meminta
semacam deskripsi jalan dan pemerintah pusat harus hadir dalam pembangunan jalan
Parit Kitang.

Lanjutnya,selama ini banyak permasalahan yang disampaikan pemerintah daerah
terhenti ketika hal teknis tidak dijalankan,oleh karena itu dia akan mencoba
menyelesaikan.

Riilnya Kementerian PUPR harus hadir karena Dumai telah memberikan kontribusi
yang besar bagi negara. Dalam rapat dengar pendapat pada akhir 2020 lalu bersama
kementrian terkait, persoalan jalan Parit Kitang sudah disampaikan ke pak mentri.

Bahwasanya pihak kementrian telah membuat perencanaan untuk Jalan Parit Kitang
ini pada tahun 2021. Biasanya pihak kementrian hanya menerima jalan yang kondisinya
sudah hitam, namun bedanya jalan Parit Kitang baru terbuka. Oleh karena dia meminta
pemerintah daerah perlu adanya intervensi ke perusahaan untuk menangani jalan ini.

“Kita mesti berpikir bahwasanya membangun daerah itu bukan hanya tugas pemerintah
tetapi harus melibatkan banyak kalangan di antaranya perusahaan. Dia juga mengaku
miris dengan banyaknya perusahaan di Dumai tetapi kontribusinya kepada pemerintah
hanya Rp300 juta pertahun.

Padahal mereka melewati jalan daerah dengan hadirnya Walikota Dumai yang baru
ini dan mampu berkomunikasi dengan perusahaan-perusahaan diharapkan perusahaan pada
tahun ini memberikan kontribusi lebih.

“Jika kita saling bekerjasama mudah mudahan kelanjutkan Jalan Parit Kitang bisa
diselesaikan dengan cepat,”katanya menyakinkan.***(ant)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here