Sudah Divaksin Dua Kali Kapolres Pelalawan Positif Covid-19 Nafas Berat

0
15
Kapolres Pelalawan Positif Covid-19, Sesak Nafas hingga Perlu Bantuan Oksigen. f-tribunpekanbaru

RRINEWS.CO – PelalawanKapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK terkonfirmasi Positif Covid-19, padahal sudah disuntik Vaksin Covid-19 sebanyak dua kali dan minum vitamin.

Atas kondisi itu, Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK yang Positif Covid-19 menegaskan agar jangan sok-sokan tidak percaya Virus Corona.

Kondisi Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko Positif Covid-19 disampaikan secara resmi melalui akun media sosial miliknya.

Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko jadi pasien Covid-19 yang bergejala klinis dan dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit (RS) Awal Bross Kota Pekanbaru.

Kondisinya terlihat jelas pada akun instagramnya miliknya @indra_klaproject yang menceritakan kesehatannya, keluhan yang dirasakan, hingga memberikan peringatan kepada masyarakat luas agar terus waspada selama pandemi corona.

“Kepala sakit, bernafas sesak, tak ada rasa apapun di mulut.

Penciumannya juga hilang dan badan dingin.

Tapi sekarang badan agak mendingan, mulai panas,” beber Kapolres Indra melalui sambungan telepon kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (28/05/2021).

Selain menggunakan oksigen bantuan untuk bernafas, Indra Wijatmiko juga diinfus dalam mengurangi gejala klinis yang dialaminya.

Bahkan obat-obatan yang disuntikan terasa sangat sakit dan panas pada tubuh seperti api.

Awal dirawat ia juga sering muntah hingga membuat lemas, ketika di ruang ICU dan kemudian dipindahkan ke kamar isolasi yang isinya hanya ia sendiri.

Setiap beberapa waktu perawat maupun tim medis datang memeriksa dirinya.

Indra menyatakan, dirinya telah menjalani vaksinasi Covid-19 secara tuntas.

Selain itu ia rajin meminum multivitamin selama ini, termasuk menjaga pola makan sehat.

Namun virus corona masih mampu menembus pertahanan tubuhnya hingga mengalami gejala klinis yang cukup parah.

“Saya memang sangat sibuk sekali mulai dari penyekatan sampai operasi terus ke lapangan.

Akhirnya nembus (kena Covid-19) juga. Jadi Covid itu memang ada, tidak main-main,” tegasnya.

Indra mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kesehatan, pola makan sehat, dan menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

“Jangan ada yang sok-sokan ngak percaya Corona.

Rasanya sangat sakit percaya sama saya.

Dibantu Oksigen

Kapolres Pelalawan positif Covid-19 hingga mengalami sesak nafas dan tak merasakan makanan sejak Kamis (27/05/2021).

Akibat Positif Covid-19 tersebut, saat ini Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit (RS) Awak Bross Kota Pekanbaru.

Awalnya berhembus informasi di masyarakat Pelalawan jika Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK Positif Covid-19 .

Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK menggunakan penutup kepala jenis sebo dan baju panjang tangan.

Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK menyampaikan dirinya terpapar Covid-19 dan menyampaikan berbagai pesan kepada masyarakat luas.

“Saya sesak parah banget. Hidung seperti ngak bisa nafas.

Ini penyakit yang paling sakit yang saya rasakan,” ungkap Indra Wijatmiko saat dikonfirmasi tribunpekanbaru.com, Jumat (28/05/2021) malam.

Indra menyebutkan, awalnya dirinya masuk ke kamar ICU rumah sakit Awal Bross Kota Pekanbaru.

Kemudian pindah ke kamar isolasi dan dirawat intensif oleh tim media rumah sakit agar segera pulih.

Setiap saat petugas media mengontrol kondisinya mulai dari oksigen, infus, dan obat-obatan yang dikonsumsi.

Kapolres Indra berpesan kepada masyarakat agar tetap menjaga diri dan kesehatan serta mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) seperti yang dianjurkan pemerintah.

Aturan yang disampaikan tim Satgas Covid-19 dalam mengurangi penyebaran virus corona juga patut dilaksanakan dan ditaati agar tidak terinfeksi virus corona.

“Covid itu ada. Jangan di bilang lagi bohong atau tidak ada.

Ini saya kena dan rasanya sangat sakit sekali.

Jaga diri kita agar tidak terkena Covid-19,” tandas Indra.

Ia menerangkan, kondisinya masih sulit bernafas dan harus menggunakan oksigen bantuan.

Lidah dan mulutnya tidak bisa merasakan makanan apapun.

Termasuk penciumannya juga tak dapat merasakan bau apapun.

“Jangan ada yang sok-sokan dengan Covid-19.***(trb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here