Hearing dengan DPRD, Asosiasi Pelaminan Minta Gugus Tugas Covid Jangan Diskriminasi

0
60
Hearing usaha pelaminan Kota Dumai dengan DPRD

RRINEWS. CO- DUMAI – Surat hearing atau dengar pendapat yang dilayangkan Perkumpulan Penyelenggara Jasa Pernikahan (ADWO) Kota Dumai ditanggapi Komisi I DPRD Dumai.

Dalam hearing yang dilaksanakan, Kamis (22/10/2020) berlangsung panas dengan argumen masing masing.

Namun dapat ditengahi oleh Pimpinan Rapat Idrus ST yang meminta agar persoalan ini bisa dicarikan solusinya yang tidak merugikan semua pihak.

Ikut hadir dalam pertemuan dr Saiful selalu ketua gugus covid 19 kota Dumai, anggota DPRD kota dumai,kabid pendidikan dan kebudayaan dan ADWO Dumai.

Hearing berjalan memanas sebab Gugus Tugas Penanganan Covid Kota Dumai bertindak diskriminasi. Sebab pernikahan yang dilaksanakan di hotel di perbolehkan sementara masyarakat yang akan melaksanakan resepsi pernikahan dilarang.

Tak hanya itu, jika alasan prasmanan, apa bedanya rumah makan yang menyediakan makan ditempat, serta cafe dan kedai kopi yang kerap ditemukan duduk tanpa berjarak.

“Kenapa hanya masyarakat yang selalu disalahkan, sementara kami usaha pelaminan hanya berharap adanya pesta yang diselenggarakan masyarakat untuk kelangsungan usaha kami, ” kata mereka pengusaha pelaminan.

Terlihat kejanggalan terhadap izin di luar di larang oleh tim gugus untuk melaksanakan izin pesta pernikahan sementara di kalangan atas seperti acara yang di laksanakan di hotel boleh di laksanakan.

“Kami menyadari sekali resepsi adalah kebutuhan sekali oleh tuan rumah, selama ini akad nikah tidak pernah di larang, kecuali resepsi yang selama ini masih kami bicarakan, “ujar Saiful Jubir Gugus Tugas covid Kota Dumai.

Kesalahan selama ini yang terjadi di lapangan adalah dari tuan rumah sendiri yang melanggar aturan yang di keluarkan oleh tim gugus, jadi imbas dari semua ini adalah WO selalu pelaksana acara.

Selama ini surat yang di keluarkan oleh tim gugus ke pihak pelaksana resepsi pernikahan boleh memakai orgen dengan syarat tidak boleh berjoget karena menyebabkan penyebaran virus corona dan di laksanakan sampai jam 17.00 wib

“Intinya pemerintah tidak melarang masyarakat melaksanakan izin pesta pernikahan, selaku ketua rapat dalam pelaksanaan hearing menyampaikan agar bersama-sama menjaga dan mengingatkan segala hal yang berlaku dalam peraturan, dan kami akan menyampaikan ke walikota Dumai supaya Dumai bisa kembali dapat melaksanakan izin pesta seperti biasanya, “kata Idrus.

“Kegiatan selama ini tidak ada masalah karena mereka cuma menghibur selama ini dari lapangan sendiri tidak pernah terjadi positif virus corona selama acara pesta resepsi ini berlangsung, “ujar kabid kebudayaan Nurzam

Katanya lagi, berharap rapat hari ini rapat terakhir mengenai izin melaksanakan nya pesta pernikahan dan hajatan.

Masyarakat di himbau selama pandemi ini masyarakat yang mau melaksanakan pesta pernikahan dan hajatan lainnya tetap mematuhi segala aturan yang berlaku seperti tidak diperbolehkan nya prasmanan tetap melaksanakan makanan kotak dan mematuhi protokol kesehatan.

Ketua Perkumpulan Penyelenggara Jasa Pernikahan (ADWO) Kota Dumai Muhammad Nasri Nur meminta tim gugus tugas jangan diskriminalisasi antara WO dengan pelaku usaha lainnya yang sifatnya sama-sama mengumpulkan orang banyak.

Seperti rumah makan, cafe, restoran, kedai kopi serta tempat wisata. ***(ant)

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here