TuneCore Memperluas Operasi Global di Wilayah Asia Tenggara, Dipelopori oleh Cyrus Chen

0
18

Penyedia layanan distribusi musik digital terkemuka bagi artis independen di seluruh dunia melanjutkan ekspansi globalnya, memulai debutnya di Asia Tenggara

JARKARTA, INDONESIA – Media OutReach – 20 April 2021 – TuneCore, pemimpin global dalam distribusi musik digital bagi artis independen di seluruh dunia telah meluncurkan operasi resmi di seluruh Asia Tenggara. TuneCore dimiliki oleh Believe, perusahaan musik digital terkemuka di dunia yang berbasis di Paris. Saat ini Believe beroperasi di 50+ negara dan bersama-sama, kedua perusahaan ini mendistribusikan pangsa yang signifikan dalam musik digital di dunia. Pada awal tahun ini, TuneCore meluncurkan pengoperasiannya di Amerika Latin dan Afrika, mewujudkan kehadirannya di total 14 negara dalam 4 benua, sehingga menjadikan perusahaan tersebut sebagai distributor swakarya independen dengan jejak global yang terbesar.

TuneCore mendistribusikan musik ke suatu jaringan yang terdiri dari lebih dari 150 toko digital dan layanan streaming di seluruh dunia, di antaranya Spotify, Apple Music, YouTube Music, JOOX, KKBox, Amazon Music, TikTok, QQ Music, dan Netease. Dengan bangga, perusahaan ini mempersembahkan 14 situs web yang telah dilokalkan dan diterjemahkan sepenuhnya, termasuk bahasa Asia Tenggara yaitu bahasa Thai dan bahasa Indonesia. Versi bahasa Vietnam dan Mandarin (aksara sederhana dan tradisional) dari situs web tersebut diperkirakan akan ditambahkan kemudian pada tahun ini, sehingga menjadi total 16 bahasa pada tahun 2021, membawanya jauh melampaui sebagian besar pesaingnya.

Pengoperasian TuneCore di Asia Tenggara akan dipimpin oleh Cyrus Chen, yang bergabung dengan perusahaan tersebut pada akhir tahun 2020. Sebelum bergabung dengan TuneCore, Cyrus sudah bekerja di berbagai organisasi seperti Changi Travel Services and eatigo International, di sana beliau bertanggung jawab dalam konseptualisasi dan merancang rencana strategis yang memperkuat citra merek serta membantu perusahaan mengembangkan strategi bisnis terpadu agar dapat mencapai level yang lebih tinggi di seluruh wilayah ini.

Menurut Faryal Khan-Thompson, Wakil Presiden, Internasional, TuneCore, yang merupakan atasan langsung Cyrus, “Dalam pasar Asia Tenggara, industri musik berkembang dalam kecepatan yang stabil, dengan jumlah pendengar musik yang potensial di Asia melebihi 3,5 miliar[1]. Di bawah kepemimpinan Cyrus, TuneCore menempati posisi yang unik untuk membantu para artis independen di Asia Tenggara agar dapat menumbuhkan basis penggemar mereka melalui edukasi yang menciptakan perubahan oleh perusahaan, serta alat terbaik di kelasnya, dan jangkauan global yang sangat luas, sambil tetap memungkinkan artis tersebut sebagai pemegang segala hak terhadap musik mereka dan mendapatkan 100% dari 100% pendapatan mereka,”

Cyrus Chen, Kepala TuneCore, Asia Tenggara

Menanggapi ekspansi TuneCore, Cyrus mengatakan, “Saya merasa tersanjung bisa bergabung dalam TuneCore dan bekerja bersama Faryal dan tim yang lebih besar untuk memperkenalkan layanan yang disediakan oleh perusahaan di Asia Tenggara. Kami adalah pasar musik yang muncul dan berkembang dengan potensi yang besar dan populasi yang beragam dari berbagai budaya dan bahasa. Perusahaan induk TuneCore yaitu Believe memasuki pasar ini pada tahun 2013, dan telah mengembangkan pemahaman yang mendalam terhadap komunitas musik lokal dari tiap negara sejak saat itu. TuneCore mendayagunakan pengetahuan industri lokal yang mendalam untuk menyusun penawaran kami, yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari artis swakarya independen di wilayah tersebut, dengan layanan yang dapat disesuaikan dalam biaya yang kompetitif, sambil tetap menyediakan nilai yang tinggi.”

Sylvain Delange, Direktur Pelaksana Asia Pasifik, Believe menyatakan, “Komitmen TuneCore yang dalam untuk menaungi para artis independen dari seluruh penjuru dunia sejalan dengan visi kami [di Believe] untuk mendorong perkembangan artis. Ada peluang bagi TuneCore & Believe untuk berkontribusi lebih lanjut terhadap pertumbuhan komunitas artis independen Asia Tenggara yang sedang berkembang, dan membantu mereka mendapatkan manfaat dari pertumbuhan eksponensial tersebut dalam ruang digital sambil tetap memungkinkan para musisi tetap memegang kendali dan kepemilikan atas hasil karya mereka. Bersama-sama, kami sangat bersemangat dan yakin bahwa kami akan menyediakan sekumpulan layanan dan produk yang paling komprehensif bagi para artis di pasar Asia Tenggara.”

Wilayah ini sudah siap untuk menyambut kemitraan dan aktivasi, sebagaimana yang ditunjukkan oleh berbagai inisiatif Cyrus untuk negara tertentu yang sudah sangat meyakinkan. Berikut adalah sorotannya:

Indonesia: Mengangkat suara lokal dengan HOOKSpace

TuneCore telah bermitra dengan HOOKSpace, suatu perusahaan media musik Indonesia yang berfokus pada talenta lokal masa depan. Melalui kemitraan ini, TuneCore dan HOOKSpace akan menyediakan edukasi tentang pemasaran, promosi, dan cara-cara terbaik kepada artis independen untuk meniti karier mereka agar dapat menjangkau audiens yang paling luas.

Untuk informasi lebih lanjut tentang TuneCore, silakan kunjungi situs web mereka di https://www.tunecore.com/. Untuk material pers tambahan, silakan buka tautan Google Drive ini.

[1] https://insights.midem.com/international/music-in-asia-exporting-new-sounds-innovation/

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here