Aset Cuma Rp4,5 Miliar Bakrie Telecom Punya Utang Rp13, 35 Triliun

0
30
Aset Cuma Rp4,5 Miliar Bakrie Telecom Punya Utang Rp13, 35 Triliun

RRINEWS.CO- Sungguh merana kondisi PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) saat ini. Sudah sahamnya berpotensi untuk dikeluarkan dari papan perdagangan saham (delisting), kondisi keuangannya juga mengkhawatirkan.

Mengutip keterbukaan informasi, Selasa (19/1/2021), total utang BTEL dalam laporan keuangan 2020 turun dari posisi 2019 sebesar Rp 13,35 triliun menjadi Rp 9,6 triliun. Namun jumlah aset BTEL turun drastis dari Rp 11,23 miliar menjadi Rp 4,5 miliar. Jika dihitung utang BTEL mencapai 2.133 kali lipat dari asetnya.

Perusahaan juga mengalami kerugian sebesar Rp 60,17 miliar. Catatan itu berbanding terbalik dengan capaian di 2019 yang berhasil menorehkan laba bersih Rp 7,17 miliar.

Pendapatan usaha bruto BTEL turun dari Rp 10 miliar menjadi Rp 8,1 miliar. Beban pokok turun dari Rp 6,25 miliar menjadi Rp 5 miliar, sehingga pendapatan usaha neto turun dari Rp 4 miliar menjadi Rp 3 miliar di 2020.

BTEL berhasil mengurangi total beban usaha dari Rp 27,3 miliar menjadi Rp 10,7 miliar. Namun beban keuangan perusahaan membengkak drastis dari hanya Rp 15 juta menjadi Rp 71,56 miliar.

Sebelumnya diberitakan saham BTEL berpotensi dikeluarkan dari papan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebab saham BTEL sudah disuspensi hampir dua tahun berturut-turut.

BEI mengumumkan bahwa saham BTEL sudah dibekukan selama 20 bulan dari 27 Mei 2019. Pembekuan saham BTEL akan mencapai 24 bulan atau dua tahun penuh pada 27 Mei 2021. Potensi delisting itu tertuang dalam Peraturan Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham.

Pada Ketentuan III.3.1.2 berbunyi BEI dapat menghapus saham perusahaan tercatat apabila saham perusahaan tercatat yang akibat suspensi di pasar reguler dan pasar tunai, hanya diperdagangkan di pasar negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir.***(das/dtc/ara)

 

 

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here