Sabu 23 Kg dan 19.937 Ekstasi di Dumai Dibawa Gunakan Mobil Rush Nopol Palsu

0
35
kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Restika didampingi wakapolres mewancara salah satu pelaku pembawa 23 kg sabu

RRINEWS.CO- DumaiPersonil Polres Kota Dumai, berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba dari luar negeri jenis sabu sekira 23 kg dan pil ekstasi 19.937 butirbutir di Jalan Arifin Ahmad RT 04 Kelurahan Tanjung Palas Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Riau.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Restika didampingi Wakapolres Kompol Ernis Sitinjak, Kasat Narkoba AKP Yoyok Iswadi dalam press release, Kamis (18/02) menjelaskan keberhasilan pengungkapan kasus narkoba ini berkat informasi dari masyarakat.

Adanya pengiriman narkoba dari Malaysia melalui pelabuhan tikus di Kelurahan Pelintung, Medang Kampai hingga Sepahat, Bengkalis.

“Saya perintahkan Wakapolres memimpin penangkapan kasus tersebut bersama Kasat Narkoba, ” kata kapolres.

Selanjutnya ketika berada di Pelintung tim melihat ada 1 unit mobil merek Toyota Rush nopol yang dipalsukan dari BK menjadi BM 1540 DC warna hitam mencurigakan dengan kecepatan tinggi dan didepannya terdapat satu sepeda motor merek Yamaha Vixion BM 3619 TM warna hitam.

Melihat itu kata kapolres petugas melakukan pengejaran dan berhasil dihentikan. Mobil Rush dikendarai S als W. “Itu mobil pelaku namun kepemilikannya atas nama kakak pelaku yang saat ini ikut diperiksa, ” kata kapolres lagi.

Ketika digeledah ditemukan di bagasi belakang mobil 1 tas merek Masster warna biru berisikan 20 bungkus teh cina merek Guanyinwang merupakan sabu dan satu tas besar merek Polo warna abu abu berisikan 3 bungkus teh cina merek Guanyinwang dan 4 bungkus ekstasi merek love atau hati warna biru.

Lebih lanjut kapolres menjelaskan dari pengakuan tersangka bahwa dia hanya sebagai kurir menjemput barang dari Sepahat, Bengkalis atas perintah M merupakan narapidana kasus narkotika Rutan kelas III kota Pinang, Sumatera Utara.

Pelaku sedang menjalani masa tahanan selama 7 tahun 6 bulan. Sedang kan sabu tersebut akan dibawa menuju Pujud, Baganbatu, Rokan Hilir dengan penerima yang setakat ini belum diketahui oleh kedua pelaku yakni ARH alias A (29) dan S als W (48) Sebab mereka menunggu instruksi dari pelaku M yang merupakan napi di Rutan Kota Pinang.

Kedua pelaku merupakan warga Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara.

Bahwa Polres Dumai, tidak akan berhenti dalam memberantas peredaran narkoba di kota Dumai.

Ia menambahkan, sebagai bentuk komitmen polres Dumai, dalam memberantas Narkoba, polres Dumai, berhasil menggagalkan penyelundupan Narkoba jenis sabu dan Pil ekstasi.

Barang bukti lain yang diamankan satu handphone merek Nokia warna hitam, warna merah jambu dan warna biru serta uang tunai Rp2. 6 juta diduga sebagai upah jalan menjemput barang.***(ant)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here