Wagub NTB Positif Covid-19 Setelah 2 Kali Disuntik Vaksin Sinovac

0
46
Vaksin Corona

RRINEWS.COWakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (Wagub NTB) Sitti Rohmi Djalilah positif terinfeksi virus corona, padahal sudah dua kali menerima suntikan vaksin Covid-19 jenis Sinovac.

Dikutip dari detik.com, epidemiolog dari Griffith University, Australia, Dicky Budiman, mengatakan, tidak ada jaminan bahwa orang yang telah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 kebal dari virus corona. Menurut Dicky, kemungkinan terpapar virus corona tetap ada, hanya saja pada umumnya tidak bergejala.

”Ketika (orang yang sudah divaksin 2 kali dosis) terinfeksi, umumnya yang terinfeksi ini tidak akan bergejala bahkan sebagian besar tidak akan bergejala parah. Jadi itulah sebabnya penting sekali divaksin karena untuk menurunkan kesakitan itu, kesakitan itu bukan berarti tidak terinfeksi tetapi tidak sakit,” ujar Dicky kepada detikcom, Ahad (14/3/2021).

Lanjut Dicky, pasien tidak merasa sakit karena tidak bergejala parah. Pasien yang terpapar tidak sampai harus ke rumah sakit, apalagi menyebabkan kematian.

”Namun yang bersangkutan selain terinfeksi juga bisa menularkan. Jadi Itulah sebabnya setelah divaksinasi itu, ia tetap wajib harus melakukan 5M,” jelas Dicky.

Yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

”Sebaiknya, apalagi (yang) sudah divaksin ya, bagusnya sih, saran saya diperiksa genom sekuensi,” sambungnya.

Genom sekuensi, terang Dicky, adalah memetakan virus yang sudah terdeteksi dengan PCR ke dalam kategori strain-strain baru. Pasalnya, virus corona varian baru ditemukan di sejumlah daerah di Indonesia beberapa hari belakangan.

”Jadi kalau ada orang terinfeksi dari 1 klaster, ini bisa ketahuan dia runutnya ke mana, jejaknya ke mana, karena ada identitas yang sama,” lanjutnya.

Diketahui, Sitti Rohmi Djalilah dinyatakan positif terpapar Covid-19 bersama sang suami, Khairul Rizal, berserta tujuh orang lainnya yang tinggal serumah. Sitti positif tanpa gejala.

Khairul menduga virus itu berawal dari salah seorang pekerja rumah tangga yang baru kembali dari kampung.

”Bibik yang kerja di pendopo sempat pulang kampung, baliknya bawa Covid-19. Bibik ini tiba tiba hilang penciuman, langsung di swab dan positif. Baru kami yang lain di swab dan positif,” katanya.

Wagub NTB Sitti Rohmi Djalilah sudah dua kali menerima vaksin Sinovac. Vaksin pertama pada 14 Januari dan kedua pada 28 Januari 2021 lalu.***detik

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here