Mantan Gubernur Riau Annas Maamun Cabut Gugatan Praperadilan

0
61
Atuk Annas Maamun ditahan KPK beberapa waktu lalu

RRINEWS.COPenyidikan terhadap mantan Gubernur Riau Annas Maamun akan dipercepat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Adapun Annas merupakan tersangka kasus suap pengesahan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2014 dan RAPBD TA 2015 di Provinsi Riau.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, dalam waktu dua bulan KPK akan melimpahkan berkas perkara Annas ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Hal itu dilakukan setelah Annas mencabut gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas penetapan dirinya sebagai tersangka.

“Untuk perkara tersangka AM (Annas Maamun), kami segera selesaikan dan melimpahkannya ke persidangan. Dalam waktu 2 bulan, harapan kami perkara tersebut dapat selesai pada proses penyidikan,” ujar Ali melalui keterangan tertulis, Rabu (13/4/2022).

Ali memastikan bahwa Lembaga Antirasuah itu patuh pada aturan hukum dalam menangani setiap perkara tindak pidana korupsi.

Pengumuman nama tersangka akan dilakukan KPK bersamaan dengan upaya paksa, baik itu penangkapan ataupun penahanan.

“Sehingga percepatan penanganan perkara pasca-penahanan dapat kami lakukan. Hal tersebut dilakukan demi adanya kepastian hukum dalam setiap penegakan hukum oleh KPK,” ucap Ali.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com melalui sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) PN Jakarta Selatan, pencabutan gugatan itu disidangkan pada Senin (4/4/2022).

“Mengabulkan permohonan pencabutan praperadilan yang terdaftar di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” tulis SIPP PN Jakarta Selatan.

Dalam sidang itu, hakim PN Jakarta Selatan memerintahkan kepada Panitera PN Jakarta Selatan untuk mencoret perkara Nomor 21/Pid.Pra/2022/PN.Jkt.Sel dari dalam Register Perkara Pidana Praperadilan.

Terkait pencabutan praperadilan ini, hakim PN Jakarta Selatan tidak membebankan biaya persidangan terhadap Annas.

Annas Maamun kembali ditahan oleh KPK setelah sempat bebas pada September 2019.***tribunpekanbaru

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here