Arab Saudi Tak Akui Vaksin Sinovac, Gunakan 4 Vaksin Ini

0
29

RRINEWS.CO- Pemerintah Arab Saudi memberikan izin untuk menggunakan vaksin Moderna untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di negara kerajaan itu.

Moderna yang disetujui penggunaannya pada Jumat (9/7/2021) menjadikannya, sebagai vaksin keempat yang disetujui oleh kerajaan untuk memerangi penyakit yang sangat menular itu.

Otoritas Makanan dan Obat-obatan Saudi (SFDA) mengatakan, telah menyetujui Moderna setelah perusahaan pembuat vaksin mengajukan pendaftarannya dan memenuhi seluruh data kelayakan vaksin tersebut.

Persetujuan SDFA didasarkan pada data yang diberikan oleh perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat itu.

SDFA mengatakan bahwa berdasarkan persetujuannya, otoritas kesehatan di kerajaan akan memulai prosedur untuk mengimpor Moderna.

Akibatnya, SDFA akan menganalisis sampel dari setiap pengiriman sebelum mengizinkan penggunaannya untuk memastikan kualitas.

Sebelumnya, Arab Saudi telah memberikan otorisasi untuk penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech, AstraZenca, dan Johnson & Johnson.

Dan tak satu pun Vaksin dari Cina yang disetujui oleh pemerintah Arab Saudi,

termasuk di antaranya Vaksin Sinovac yang banyak digunakan di Indonesia.

Pada pertengahan Desember, Arab Saudi memulai vaksinasi massal.

Lebih dari 19 juta dosis telah diberikan melalui 587 pusat inokulasi di seluruh negeri.

Sementara itu di Indonesia, Vaksinasi Covid-19 didominasi oleh Vaksin Sinovac.

Berdasarkan pemberitaan kompas.com pada 2 Mei 2021, per awal bulan lalu, Indonesia sudah menerima 10 tahapan Vaksin Covid-19 dari luar negeri.

Dan ke 10 tahapan kedatangan Vaksin Covid-19 itu, didominasi oleh Vaksin Sinovac.

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Indonesia menggunakan pesawat carter maskapai Garuda Indonesia, beberapa waktu lalu (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Berikut rincian vaksin Covid-19 yang telah tiba di Indonesia melalui 10 tahap pengiriman:

Tahap 1 6/12/2020 – 1,2 juta dosis vaksin jadi Sinovac

Tahap 2 31/12/2020 – 1,8 juta dosis vaksin jadi Sinovac

Tahap 3 12/1/2021 – 15 juta dosis bahan baku atau bulk vaksin Sinovac dan, 1,5 juta dosis vaksin setengan jadi dari Sinovac

Tahap 4 2/2/2021 – 10 juta dosis bahan baku atau bulk vaksin Sinovac dan, 1 juta dosis vaksin setengan jadi dari Sinovac

Tahap 5 2/3/2021 – 10 juta dosis bahan baku atau bulk vaksin Sinovac

Tahap 6 8/3/2021 – 1.113.600 dosis vaksin jadi AstraZeneca

Tahap 7 25/3/2021 – 16 juta dosis bahan baku atau bulk vaksin Sinovac

Tahap 8 18/4/2021 – 6 juta dosis bahan baku atau bulk vaksin Sinovac

Tahap 9 26/4/2021 – 3.852.000 dosis vaksin jadi AstraZeneca

Tahap 10 30/4/2021 – 6 juta dosis bahan baku atau bulk vaksin Sinovac dan 482.400 dosis vaksin jadi Sinopharm.***(trb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here