KSOP Khusus Batam Investigasi Sebab MV Dumai Line 5 Terbakar

0
20
Korban kebakaran MV Dumai Line 5 dibawa ke rumah sakit

RRINEWS.CO – BATAMKantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam masih menginvestigasi terkait kebakaran MV Dumai Line 5 pada Rabu (8/6/2022) malam

Bersama tim, mereka masih mencari penyebab pasti terbakarnya kapal penumpang hingga menewaskan seorang awak kapal.

Kapal Dumai Group ini dilaporkan terbakar saat kapal sedang labuh jangkar di Pelabuhan Domestik Sekupang sekira pukul 21.15 WIB.

Namun api berhasil dipadamkan sekira pukul 00.00 WIB.

“Penyebab kebakaran masih tahap penyelidikan tim terkait, termasuk KSOP Batam. Sejumlah Kru kapal masih menjalani perawatan intensif di RSBP Batam sehingga belum bisa kami mintai keterangan,” ungkap Kepala Seksi Keselamatan Berlayar KSOP Khusus Batam, Kapten Yuzirwan Nasution, Jumat (10/6/2022).

Dari data yang diperoleh KSOP jumlah korban terbakarnya kapal Dumai Line 5 terdapat 9 orang korban 1 orang meninggal perwira mesin.

“Satu orang hilang masih dalam pencarian tim KSOP dengan Basarnas dan Polairud Polda kepri. Korban luka ada 7 orang,” bebernya.

KSOP Khusus Batam sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh agen pelayaran agar menggunakan sarana navigasi saat melewati titik kebakaran kapal Dumai Line 5 di perairan Sekupang, Batam, Kepri.

Pentingnya menghidupkan sarana navigasi ini, kata Yuzirwan sebagai pertanda lokasi terbakarnya kapal Dumai Line 5 yang dapat mengancam keselamatan penumpang.

“Sudah buat edarannya kepada seluruh agen pelayaran mengingat ada kerangka kapal disana untuk tidak melintasi lokasi tersebut” ujarnya, Jumat (10/6).

Kapten Yuzirwan menyebutkan, sejauh ini aktifitas pelayanan di PDS masih berjalan normal pasca terbakarnya kapal Dumai Line 5 Rabu (8/6) malam.

Sejumlah agen pelayaran tetap berlayar seperti biasanya sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Sejauh ini tak ada kendala. Hanya surat edaran ini untuk agen kapal agar berhati-hati melewati lokasi terbakarnya Dumai Line 5 ini,” tambahnya.

Dalam musibah itu, seorang ABK tewas dan satu lagi hilang. Sementara 8 lainnya mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

Terbakar saat Labuh Jangkar

Kapal Dumai Line 5 mendadak terbakar saat sedang labuh jangkar di Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam.

Saat itu kapal sedang berlabuh jangkar tepatnya di perairan Sekupang tidak jauh dari ponton pelabuhan Ferry Domestik Sekupang,Batam.

Awak Kapal Lompat ke Laut

Saat kebakaran terjadi, beberapa ABK kapal langsung melompat ke laut, mereka menyelamatkan diri. Ada yang nyaris terjebak dalam kapal.

Petugas dan Tim Basarnas dengan bantuan kapal patroli KSOP yang mendengar teriakan ABK di atas air langsung melakukan evakuasi korban ke ponton pelabuhan Ferry Domestik Sekupang.

Akibat kebakaran itu, sebagian tubuh para ABK sudah melepuh. Mereka juga meringis menahan kesakitan.

Seorang ABK Meninggal Dunia

Dalam kecelakaan itu, seorang ABK Dumai Line 5 bernama Doni Tri Hendrawan Hutajulu (30) tahun meninggal dunia. Dan saat ini, jenazah korban sudah dipulangkan ke kampung halamannya di Pematang Siantar, Sumatera Utara.

Selain korban meninggal, satu orang ABK kapal Dumai Line 5 yang mengalami insiden kebakaran pada Rabu (8/6/2022) malam hingga kini masih belum ditemukan.

Tim Basarnas Batam hingga Kamis (9/6/2022) pagi sudah turun melakukan penyisiran untuk mencari yang diduga korban dalam insiden itu.

“Belum tahu pasti kebenarannya. Informasi begitu. Tim Resque SAR kami sudah di lokasi melakukan penyisiran,” ujar Kepala Pos Basarnas Batam, Reza, Kamis (9/6/2022).

Menurutnya, timnya dilengkapi dengan kapal pertolongan dan kapal patroli, pihaknya saat ini tetap siaga di lokasi

ABK Jalani Operasi

Sebanyak 4 ABK Kapal Dumai Line 5 mengalami luka bakar hingga 15 persen. Sehingga, mereka harus menjalani operasi untuk menyembuhkan luka-luka yang dialami tersebut.

“Alhamdullillah ya. Kondisi kawan-kawan sudah mulai membaik. Mereka sudah sadar, hanya saja masih terbaring,” ujar Humas pelayaran Dumai Expres grup, Asmadi, Jumat (10/6/2022).

Selain keempat pasien, kata dia, tiga pasien lainnya sudah sembuh dan boleh pulang ke rumah.

“Tiga lainnya sudah pulang. Mereka tidak separah yang lainnya. Hanya empat yang mendapat tindakan operasi. Sebab, luka bakarnya mencapai 15 persen di tubuhnya,” kata Asmadi.

Sementara untuk jenazah sala satu ABK Dumai Line 5, kata Asmadi, perusahaan Dumai Grup bertanggungjawab dan telah menerbangkannya jenazah korban ke kampung halaman.

“Kami bertanggungjawab atas kejadian ini. Semua ABK yang menjadi korban dalam peristiwa kita akomodir. Biaya pengobatan, untuk korban meninggal kita urus sampai ke pemakaman,” kata Asmadi.***(trb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here