Kepala Dusun Bantan Tengah, Bengkalis Dijebloskan ke Penjara

0
133

RRINEWS.CO – BengkalisKepala Dusun Rukun Desa Bantan Tengah, Bengkalis, harus mendekam di penjara setelah polisi menduga ia bertanggung jawab atas terbakarnya lahan seluas lebih kurang 100 hektar di daerah itu.

Pelaku M alias R (48), warga Dusun Rukun, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis ditetapkan sebagai tersangka karena diduga bertanggungjawab terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Satria Ujung Dusun Karya Desa Ulu Pulau Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis yang terjadi pada Ahad (3/3/19) lalu sekitat pukul 12.00 WIB dengan luas lebih kurang mencapai 100 hektar.

M alias R juga menjabat sebagai kepala dusun tersebut, ditetapkan sebagai tersangka setelah Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis melakukan gelar perkara Kamis (28/3/19) dugaan kasus Karhutla melibatkan M alias R sebelumnya berstatus sebagai saksi.

Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, S.I.K melalui Paur Humas Iptu Kasmandar Subekti membenarkan diamankannya satu orang tersangka diduga terlibat kasus Karhutla di Desa Ulu Pulau itu.

“Setelah gelar perkara M alias R ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan,” ungkapnya, Kamis (4/4/19).

Status lahan, berdasarkan SK.903/MENLHK/SETJEN/PLA.2/12/2016 tanggal 7 Desember 2016 terhadap tempat kejadian Perkara termasuk ke dalam Kawasan Hutan dengan Status Hutan Produksi Tetap (HP).

Barang bukti, 1 unit Pump Racun gambar Jangkar, 1 bilah kapak panjang bertangkai kayu, 1 bilah clurit / sabit bertangkai kayu, 1 unit gergaji kayu, 1 unit cangkul, 3 helai celana kerja, 1 botol oli bekas, 1 unit tutup botol bekas racun, bibit pinang, kayu bekas bongkaran pondok / gubuk, tanah bekas terbakar dan kayu bekas terbakar.

Berikut kronogis M alias R ditetapkan sebagai tersangka menurut pihak kepolisian. Ahad, 3 Maret 2019 sekira pukul 12.00 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Ulu Pulau mendapatkan informasi dari warga bahwa di Jalan Satria Ujung Dusun Karya Indah Desa Ulu Pulau telah terjadi kebakaran lahan, kemudian setelah mendapatkan informasi tersebut menghubungi MPA (Masyarakat Peduli Api) Desa Ulu Pulau untuk mengecek perihal laporan tersebut.

Selanjutnya Petugas MPA sekaligus saksi berjumlah tiga orang, berpencar untuk mengetahui sumber api, sekitar di Jalan Satria Dusun Karya Indah Desa Ulu Pulau petugas MPA mengarah ke suatu lahan, dan meluhat tersangka M alias R sedang duduk di pondok.

Pada saat itu saksi-saksi sempat menanyakan kepada tersangka M dari mana datangnya api, namun saat itu tersangka M mengatakan bahwa api berasal dari Selatan dan bukan berasal dari lahan miliknya, melainkan dari keterangan saksi-saksi bahwa angin berasal dari Utara dan api diduga dari lokasi milik M, akibatnya kebakaran meluas mencapai lebih kurang 100 hektar.***(dik/rtc/ras)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here