Plh Wako Dumai Belum Setuju Sekolah Tatap Muka

0
32
Herdi Salioso

RRINEWS.CO – DUMAI Plh Walikota Dumai H Herdi Salioso mengaku belum setuju penerapan sekolah tatap muka ditingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengingat tingkat kasus yang berfluktuasi serta munculnya klaster baru di dunia pendidikan.

Jika proses belajar mengajar tatap muka diterapkan dikuatirkan bakal menambah jumlah pasien covid 19 di Kota Dumai yang saat ini jumlahnya telah mencapai 2.360 kasus dengan jumlah pasien yang dirawat mencapai 165 orang. Kendati pemerintah pusat telah memperbolehkan belajar tatap muka, namun untuk Kota Dumai perlu dipertimbangkan lagi agar penyebaran virus ini tak meningkat.

Hal ini dikemukakan Plh Walikota Dumai, Senin (04/01) menjawab pertanyaan sejumlah wartawan.
Kementrian Pendidikan memang telah menyetujui proses belakar tatap muka di semester genap tahuan ajaran 2020/2021 namun keputusan boleh atau tidak merupakan kewenangan pemerintah daerah. Memang beberapa hari ini tim gugus tugas percepatan penanganan covid 19 telah bekerja memantau kesiapan pihak sekolah memenuhi protokol kesehatan seperti menyediakan tempat mencuci tangan, pengecek suhu badan serta menjaga jarak meja dan kursi.

Pihak sekolah juga telah membuat proposal ke Dinas Pendidikan namun semuanya itu akan dibahas lebih mendalam agar semuanya selamat dan tak ada yang tepapar voris corona.

Hingga saat ini belum ada sekolah yang dibuka, sedangkan daerah lain memutuskan untuk menunda pelaksanaan sekolah tatap muka pada 4 Januari seiring dengan dimulainya semester genap tahun ajaran 2020/2021, walau pemerintah pusat telah memberikan kewenangan penuh kepada pemerintah daerah untuk kembali membuka sekolah dan melakukan proses pembelajaran tatap muka.

Alasan belum setuju proses belajar tatap muka guna memastikan kesehatan dan keamanan siswa, guru, dan tenaga kependidikan menjadi prioritas di masa pandemi Covid-19.

“Pemko Dumai sangat berhati-hati dalam mengambil kebijakan belajar tatap muka di semester genap TA 2020/2021. Prioritas utama adalah kesehatan dan keamanan, ” ungkap Plh wako. ***(snw)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here