Gubernur Sulut Gelar Kuliah Umum dan Melepas Ekspor Pertanian ke 15 Negara

0
13
Gubernur Sulut Gelar Kuliah Umum dan Melepas Ekspor Pertanian ke 15 Negara

RRINEWS. CO- Manado — Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey hadir pada acara Dies Natalis Fakultas Pertanian Universitas Sam Ragulanggu ke -61, dengan memberikan kuliah umum kepada civitas akademisi yang hadir.

Orang nomor satu di Provinsi Sulut ini juga menyampaikan kebanggaanya karena 23% dari pertumbuhan ekonomi Sulut banyak disumbang sektor Pertanian dan Perikanan dimana secara nasional Sulut berada diperingkat kelima.

Olly yang turut didampingi pejabat dari Kementerian Pertanian masing-masing Staff Khusus Menteri Pertanian Bidang Komunikasi Pembangunan Pertanian, Kepala Pusat Kepatuhan, Kerjasama dan Informasi Perkarantinaan (KKIP) dan Kepala Karantina Pertanian Manado serta para Bupati dan Walikota juga berkesempatan melepas ekspor sebelas ragam komoditas pertanian senilai 78,6 miliar rupiah.

“Komoditas pertanian asal Sulut ini diberangkatkan ke 15 negara sekaligus setelah melalui fasilitasi dan pemeriksaan karantina pertanian,” kata Kepala Karantina Pertanian Manado, Donni Muksydayan Saragih melalui keterangan tertulisnya, Rabu (2/6).

Menurut Donni, pihaknya terus mendorong agar ekspor pertanian terus meningkat dengan penguatan sinergitas para pemangku kebijakan termasuk pihak Kampus Unsrat.

Tujuan negara komoditas yang diekspor oleh Gubernur pada hari Senin (31/5) lalu di halaman Unsrat ini adalah Amerika Serikat, Rusia, Spanyol, India, Cina, Vietnam, Selandia Baru, Australia dan beberapa negara lainnya yg tersebar ditiga benua bagian.

Masih menurut Donni, dari sebelas ragam komoditas, didominasi oleh produk turunan kelapa dan pala.

Dari data pada sistem informasi perkarantinaan, IQFAST selama periode Januari hingga Mei 2021 terjadi peningkatan nilai sebesar 59,2% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Tercatat total nilai 1,8 triliun rupiah sementara di tahun lalu hanya 1,03 triliun saja, papar Donni.

“Tidak hanya nilai, jumlah eksportir juga meningkat dan hampir mulai banyak muncul eksportir dari kalangan generasi milenial,” jelasnya lagi.

Terobosan Menggenjot Ekspor

Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang secara terpisah mengapresiasi peningkatan tren kinerja ekspor di Provinsi Sulut.

“Harus kita jaga kinerjanya, fokus pada pencapaian target dengan terobosan yang inovatif,” kata Bambang.

Sebagai informasi, Barantan selain melaksanakan tugas perkarantinaan secara khusus juga bertugas untuk mengawal program strategis Kementerian Pertanian berupa upaya peningkatan ekspor produk pertanian. Melalui gerakan tiga kali lipat ekspor pertanian atau Gratieks yang digagas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, unit pelaksana teknis karantina pertanian diseluruh Indonesia terus melakukan sinergisitas dengan entitas terkait.

Sejalan dengan hal ini, Gubernur Olly menyambut baik terobosan dalam kerangka Gratieks di wilayahnya. “Dari 15 kabupaten dan kota di Sulut, semuanya tumbuh positif dan merata. Apalagi kini, ekspor dari Sulut  sudah dapat langsung ke Singapura, Cina dan Jepang, ” pungkas Olly. (rls/ant)

 

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here