HEBOH.. Diduga Korban Pembunuhan, Jasad Wanita Membusuk di Gorong-gorong, Kaki Kiri Putus

0
136

RRINEWS.CO – PEKANBARUWarga di sekitar jalan Nangka/Tuanku Tambusai ujung dibuat heboh dengan penemuan mayat seorang wanita yang diduga korban pembunuhan, Selasa (1/5/2018) siang.

Diketahui, kalau jasad wanita tersebut berada dalam gorong-gorong air di Jalan Tuanku Tambusai Ujung Pekanbaru (Tak jauh dari Leo Otomotif/Jembatan, red). Kondisinya sungguh tragis dan telah membusuk.

Petugas yang datang terlihat mengumpulkan data dan juga melakukan evakuasi terhadap jasad korban itu ke RS Bhayangkara Polda Riau.

Kondisinya sudah membusuk dan sebagian organ tubuhnya telah hancur. Mungkin karena terlalu lama terendam dalam air. Bahkan polisi sulit mengevakuasinya, karena mayat tersebut dalam kondisi terikat.

Tak ayal, anggota harus masuk ke dalam gorong-gorong untuk memutuskan tali yang mengikat bagian tubuh jenazah tersebut. Setelahnya, mayat wanita itu di keluarkan lalu dimasukkan ke dalam kantong jenazah.

“Jenazah perempuan. Kita sudah evakuasi dan akan melakukan penyelidikan,” terang Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto di lokasi kejadian. “Diduga, jasad ini diikat dengan pemberat dan dimasukkan ke dalam gorong-gorong,” katanya seperti dilansir Goriau.com.

Tak hanya jasad korban, polisi juga menemukan potongan kaki sebelah kiri, yang diduga bagian dari jasad wanita yang ditemukan sudah membusuk dalam gorong-gorong air.

Potongan kaki ini ditemukan sekitar tiga meter dari gorong-gorong air tersebut, tepatnya di semak belukar. Hal itu tentunya kian menguatkan dugaan, kalau wanita tersebut meninggal dunia secara tak wajar.

“Jika dilihat kondisinya, diduga korban meninggal dunia secara tidak wajar. Kita akan lakukan penyelidikan,” ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto, Selasa siang di lokasi temuan mayat ini.

Meski ditemukan potongan kaki sebelah kiri, Kompol Bimo belum mau buru-buru menyimpulkan, apakah wanita tersebut dimutilasi atau bukan. Sebab, banyak faktor yang bisa menyebabkan jasadnya ditemukan tak utuh dan terpisah-pisah.

“Korban dimutilasi atau bukan, nanti kita lakukan penyelidikan terlebih dahulu serta sambil menunggu hasil otopsi pihak Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Riau,” terangnya. ***(ns)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here